Minggu, 20 Mei 2012

Hipertensi Turunan bisa diatasi dengan fitness

Jakarta, Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi ternyata bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, maka Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Meski risiko tersebut tak bisa dihilangkan sama sekali, setidaknya kita bisa menguranginya dengan menjaga fisik tetap fit.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa orang yang sehat namun keluarganya memiliki riwayat hipertensi cenderung mengalami penyakit yang sama 34 persen lebih rendah dibandingkan orang-orang yang jarang berolahraga.

Bahkan sebenarnya Anda tak perlu berolahraga selama berjam-jam di gym untuk mendapatkan manfaat tersebut.

"Hasil studi ini mengirimkan pesan yang sangat praktis yaitu bahkan dengan jumlah latihan yang ringan dan sangat realistis seperti jalan cepat selama 150 menit per minggu saja dapat memberi manfaat yang besar, khususnya bagi orang yang memiliki kecenderungan mengidap hipertensi karena riwayat keluarganya," ungkap peneliti Robin P. Shook, mahasiswa doktoral di Arnold School of Public Health, University of South Carolina, Columbia.

Studi baru yang dipublikasikan di jurnal Hypertension tersebut melibatkan lebih dari 6.000 orang dewasa sehat. Sekitar sepertiganya memiliki orang tua yang mengidap tekanan darah tinggi. Aktivitas fitness partisipan pun diikuti selama hampir lima tahun.

Memiliki orang tua yang mengidap tekanan darah tinggi sendiri merupakan salah satu faktor risiko terbesar bagi perkembangan kondisi kesehatan keturunannya.

Hasil studi pun memastikan bahwa partisipan yang orang tuanya mengidap hipertensi lebih cenderung mengalami kondisi yang sama sebesar 20 persen.

Kondisi ini pun didapatkan setelah peneliti mempertimbangkan faktor risiko lainnya, termasuk usia, kebiasaan merokok, kolesterol tinggi dan kondisi kelebihan berat badan yang terjadi pada sebagian partisipan.

Namun peneliti juga menemukan kabar baik bagi partisipan yang keluarganya memiliki riwayat hipertensi atau tidak dan fitness merupakan kunci jawabannya.

Ternyata, partisipan yang rutinitas fitness-nya tinggi memiliki kecenderung 42 persen tidak mengidap tekanan darah tinggi, sedangkan partisipan yang rutinitas fitness-nya ringan 26 persen lebih mungkin untuk tidak terserang hipertensi dibandingkan partisipan yang rutinitas fitness-nya lebih rendah.

"Korelasi antara tingkat kebugaran, riwayat kesehatan orang tua, dan risikonya tidak mungkin bisa kita abaikan," kata Shook seperti dilansir dari WebMD, Rabu (16/5/2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar